Koordinasi dan hubungan kerja merupakan faktor dominan di
dalam kehidupan organisasi. Oleh sebab itu koordinasi dan hubungan kerja
harus secara terus menerus selalu ditingkatkan dalam rangka pencapaian
tujuan organisasi secara optimal. Sebagaimana diketahui bahwa setiap
individu-individu dan organisasi memiliki tujuan. Untuk mencapai
tujuannya orang-orang atau bagian-bagian yang tergabung di dalam
organisasi dan pihak -pihak yang terkait dengan pencapaian tujuan,
melakukan koordinasi dan hubungan kerja. Dalam era globalisasi dimana
kepentingan individu dan juga organisasi semakin kompleks, sehingga
tidak satupun unit kerja atau organisasi yang dapat mencapai tujuan
tanpa melakukan koordinasi dan hubungan kerja dengan unit kerja yang
lain.
Kegiatan koordinasi dan hubungan kerja dalam organisasi merupakan
bagian integral. Manusia sebagai salah satu sumber daya organisasi,
sering ditunjuk sebagai faktor utama jika terjadi suatu kegagalan dalam
pencapaian tujuan organisasi. Begitu banyak alasan yang bisa dipakai
justifikasi terhadap upaya peningkatan peran sumber daya manusia dalam
organisasi seperti mengubah manusia, walaupun hal tersebut tidak semudah
mengubah tata ruangan kantor, karena manusia mempunyai
keinginan-keinginan sebagaimana mahluk hidup yang punya kewajaran.
Kegiatan koordinsi dan hubungan kerja dalam organisasi merupakan
bagian integral dan komperehensif dalam mencapai tujuan organisasi.
Hubungan kerja antara bagian atau antara orang-orang yang tergabung
dalam organisasi menjadi hal yang sangat penting. Agar koordinasi dan
hubungan kerja dapaat dilaksanakansecara optimal dan memperhatikan
aspirasi dari bawah. Dan dapat menciptakan bentuk yang memadai dengan
memperhatikan indikatornya. Pada prinsipnya koordinasi harus didukung
semua pihak baik atasan maupun bawahan. Koordinasi juga harus dimulai
sejak perumusan awal sampai tujuan organisasi dapat tercapai.
Source : http://achmadyanu.com/?p=255
Tidak ada komentar:
Posting Komentar