Pemasaran memiliki definisi yang jauh lebih luas daripada
hanya sebatas definisi penjualan. Seseorang yang hendak mempelajari
masalah pemasaran ini harus memahami benar definisi pemasaran sehingga
dapat diketahui pula ruang lingkup dan hal-hal yang berkaitan dengan
pemasaran serta mampu menjelaskan topik-topik utama dalam pemasaran.
Sebuah bisnis yang berhasil ditentukan oleh seberapa banyak laba yang
dapat diraih oleh suatu perusahaan. Laba ini kemudian dicatat dalam
laporan keuangan, sehingga indikator perusahaan bisnis yang berhasil
dapat dilihat dari laporan keuangan yang memiliki jumlah laba yang
besar. Apabila laba yang ada dalam laporan keuangan jumlahnya tidak
signifikan atau justru lebih kecil dari biaya dan beban-beban
operasional yang harus dikeluarkan oleh perusahaan maka bisnis yang
dijalankan perusahaan tersebut dikatakan tidak berhasil atau disebut
rugi.
Keberhasilan perusahaan meraih laba ini ditentukan pada seberapa
banyak perusahaan mampu menjual barang atau jasanya kepada konsumen dan
hal ini menunjukkan bahwa kemampuan pemasaran dalam suatu proses
bisnis merupakan kunci utama yang harus dimiliki oleh setiap perusahaan
yang ingin meraih sukses dan memenangkan persaingan bisnis. Operasi
bisnis seperti kegiatan produksi, administrasi, tata kelola keuangan dan
sebagainya yang dijalankan oleh suatu perusahaan sesungguhnya akan
berjalan sia-sia jika tidak ada permintaan terhadap barang dan jasa yang
menyebabkan perusahaan tidak mampu menghasilkan laba. Prinsip inilah
yang menyebabkan pemasaran kemudian disebut oleh banyak ahli memiliki
arti penting melebihi fungsi bisnis apapun karena pada dasarnya
pemasaranlah yang menghubungkan perusahaan dengan pelanggannya.
Hal itu termasuk bagaimana mengukur jumlah permintaan sekaligus
kemungkinan menciptakan permintaan-permintaan baru, menentukan jumlah
penawaran yang paling relevan dengan kemampuan perusahaan dan jumlah
permintaan yang ada termasuk cara-cara menjalin hubungan dengan para
pelanggan serta memberikan nilai lebih dari barang atau jasa yang
dihasilkan oleh perusahaan pada kehidupan pelanggannya serta memastikan
loyalitas pelanggan terhadap perusahaan.
Kenyataan ini melegitimasi pendapat bahwa seluruh proses bisnis yang
berjalan sempurna tidak akan hidup dan berkembang serta bertahan lama
jika tidak didukung dengan kemampuan pemasaran yang strategis dan
efektif. Menurut Kottler dan Armstrong (2001) inti dari pemasaran dalam
proses bisnis adalah penciptaan kepuasaan pelanggan dengan tujuan untuk
memperbesar laba perusahaan. Pemasaranlah penentu keberlangsungan hidup
suatu perusahaan. Laba yang didapat oleh perusahaan merupakan insentif
atau imbal nilai dari investasi yang dilakukan oleh pemilik perusahaan.
Laba juga dapat ditanamkan kembali pada perusahaan untuk digunakan
sebagai modal pengembangan bisnis perusahaan.
Aqua dan Teh Botol Sosro pada awalnya dianggap oleh masyarakat
sebagai produk yang sangat sepele. Pendapat ini relevan karena air minum
dan teh sebenarnya dapat dibuat sendiri oleh masyarakat dan tidak perlu
membeli dari suatu perusahaan sehingga bisa menghemat biaya belanja.
Aktifitas yang dilakukan Aqua dan Teh Botol Sosro ini pada awalnya juga
dianggap tidak memiliki prospek yang baik. Namun Aqua dan Teh Botol
Sosro mampu menerapkan suatu sistem pemasaran yang efektif dengan
menciptakan nilai lebih bagi pelanggan maka dua perusahaan air minum
tersebut mampu meraih kesuksesan bisnis yang sangat besar. Aqua dan Teh
Botol Sosro bahkan mampu merubah gaya hidup masyarakat dengan pola-pola
kebiasaan yang baru.
Dengan memiliki cita-cita dan visi yang jelas dalam menentukan arah
kehidupan, serta kuat dan konsisten terhadap target-target yang
ditentukan; akan menggiring kehidupan manusia ke dalam arah perbaikan
hidup dalam upaya untuk mewujudkan cita-cita tersebut. Perbaikan ini
bisa terkait dengan pengembangan kompetensi yang diperlukan untuk
mencapai target tersebut sekaligus melakukan environmental scanning karena
terkait dengan persaingan yang nantinya dihadapi dalam mencapai
target-target yang telah ditetapkan. Dengan perencanaan yang matang,
manusia mampu mengetahui arah kehidupannya di masa depan.
Source : http://achmadyanu.com/?p=231
Tidak ada komentar:
Posting Komentar